Anak UM

Semangat inovasi dan kewirausahaan tengah bergelora di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi. Melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), sekelompok mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi S1 berhasil menyatukan gagasan dan keahlian mereka untuk menciptakan produk-produk bernilai tinggi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berkelanjutan sehingga terdapat 3 TIM yang berhasil di danai melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)

Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini menjadi bukti nyata bahwa ide-ide besar lahir dari keragaman perspektif. Tim P2MW UM Jambi berhasil melahirkan tiga inovasi utama yang siap bersaing di pasar:

  1. Pineroma: Sebuah terobosan di industri wewangian yang memanfaatkan limbah kulit nanas sebagai bahan dasar utama. Pineroma menawarkan parfum dengan aroma eksotis yang khas, sekaligus menjadi solusi cerdas untuk mengurangi limbah organik.
  2. Tas Simpul Kreatif: Dengan sentuhan seni dan ketelitian, produk ini mengubah tali kur biasa menjadi tas simpul (makrame) yang estetik dan fungsional. Setiap tas merepresentasikan kreativitas dan keterampilan tangan yang memiliki nilai jual unik.
  3. Media Tanam Inovatif: Menjawab kebutuhan pertanian modern dan urban farming, tim ini mengolah limbah ampas tebu dan sabut kelapa menjadi media tanam yang subur, ramah lingkungan, dan efisien dalam menyimpan air.

Namun, sebuah inovasi hebat membutuhkan jembatan untuk dapat dikenal dan diterima oleh pasar luas. Menyadari tantangan ini, mahasiswa tim P2MW UM Jambi proaktif menjalin kemitraan strategis dengan Rumah BUMN sebagai mitra pemasaran. Langkah ini bukan sekedar untuk mencari ruang pamer, melainkan untuk membangun ekosistem bisnis yang solid, mendapatkan bimbingan, dan memperluas jaringan.

Kolaborasi ini disambut dengan tangan terbuka oleh pihak Rumah BUMN. Bagi mereka, inisiatif yang digerakkan oleh para mahasiswa ini sejalan dengan visi dan misi utama lembaga. “Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini,” ujar perwakilan dari Rumah BUMN. “Misi kami adalah mengajak kaum milenial untuk berwirausaha, menumbuhkan ide bisnis, dan inovasi. Apa yang dilakukan oleh mahasiswa UM Jambi adalah contoh nyata dari semangat yang ingin kami dukung dan kembangkan.”

Dukungan penuh juga datang dari pilar akademik. Rian Dani, S.M., M.E., selaku mentor yang mendampingi ke 3 tim P2MW UM Jambi, melihat kolaborasi ini sebagai bagian krusial dalam pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para inovator muda.

“Ekosistem budaya seperti ini harus tetap dijaga dan difasilitasi untuk mahasiswa yang betul-betul berkarya,” tegas Rian. “Mereka tidak hanya sedang membangun bisnis, tetapi juga membawa nama baik institusi dan berjuang untuk peningkatan kualitas prodinya masing-masing. Ini adalah investasi jangka panjang bagi universitas dan bagi masa depan ekonomi kreatif daerah khususnya Provinsi Jambi.”

Kemitraan antara mahasiswa tim P2MW UM Jambi dan Rumah BUMN menjadi sebuah simbiosis mutualisme yang ideal. Mahasiswa mendapatkan akses pasar, validasi produk, dan bimbingan profesional, sementara Rumah BUMN berhasil menjalankan misinya dalam membina calon-calon wirausahawan andal dari generasi muda. Kolaborasi ini adalah terobosan tentang bagaimana sinergi antara dunia akademik dan industri dapat mengakselerasi lahirnya inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.